JADIKAN AKHIRAT SEBAGAI TUJUAN
Dari Zaid bin Tsabit Radhiyallahu anhu, ia mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa tujuan hidupnya adalah dunia, maka Allâh akan mencerai-beraikan urusannya, menjadikan kefakiran di kedua pelupuk matanya, dan ia tidak mendapatkan dunia kecuali menurut ketentuan yang telah ditetapkan baginya. Barangsiapa yang niat (tujuan) hidupnya adalah negeri akhirat, Allâh akan mengumpulkan urusannya, menjadikan kekayaan di hatinya, dan dunia akan mendatanginya dalam keadaan hina.” Imam Ibnu Hibbân (no. 72–Mawâriduzh Zham’ân)
Sesungguhnya dunia hanyalah bersifat sementara, yang mana jika seseorang menjadikan dunia adalah segalanya maka semakin jauh dan terlena seseorang dalam kenikmatan dunia dan melupakan akhirat yang sejatinya adalah tujuan akhir kita sebagai makhluk Allah SWT.
Apabila seorang hamba menjadikan dunia sebagai tujuan hidupnya dengan mengesampingkan akhiratnya, maka Allah pun akan menjadikan urusannya sulit dan berantakan serta menjadikan hati seorang hamba jauh dari kata bersyukur dan puas akan kenikmatan yang telah Allah beri.
Seorang hamba yang bertaqwa selalu menjadikan akhirat sebagai tujuan, sehingga menjadikan kita untuk terus berlomba-lomba mengerjakan perintah dan mengejar kebaikan, karena mereka menyadari bahwa semua yang berada di dunia akan kembali kepada Yang Maha Kuasa. Selain itu, apabila seorang Muslim beriman dan bertakwa kepada Allah, maka ia akan diberi rezeki dari arah yang tidak diduga dan diberikan jalan keluar dari problematikanya. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:
“…Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya…” (Ath-Thalaq/65:2-3)
Dalam ayat lain, Allah juga berfirman:
“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.” (QS Al-Ankabut ayat 64).
Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita menjadikan akhirat sebagai tujuan akhir, sehingga mendorong kita untuk terus bermuhasabah diri, menjalankan perintahnya dan terus berbuat baik. Yakinlah bahwa ketika mengejar akhirat maka dunia pun akan mengikuti, Allah juga akan permudah segala urusan dan keinginan kita di dunia.
Wallahu A’lam.
Ditulis: Divisi Kerohanian
Dipublikasikan : Divisi Mading


MashaAllah bermanfaat sekali ilmunya ✨
BalasHapussyukron ya akhi/ukhti👍
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus