Senin, 06 April 2020

ARKEHIM "Belajar Bersyukur"

Belajar Bersyukur

Jangan butakan mata kita. Hanya sebab satu dua keinginan yang tidak tercapai, lalu kita menjadi manusia pengeluh, yang terhambat sebab fokusnya hanya pada kekurangan.

Mata kita selalu terbiasa melihat kekurangan dibanding atas karunia yang diberi oleh Allah SWT. Padahal Allah SWT berfirman,
“Dan janganlah engkau tujukan penglihatanmu kepada yang Kami beri kesenangan dengannya berbagai golongan dari mereka berupa perhiasan dunia, supaya Kami menguji mereka padanya, sedang rezeki Tuhanmu lebih baik dan kekal.” (Thâha: 131)

Sudahkah kita syukuri apa yang sudah kita terima?
Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda:
“Barangsiapa di pagi hari membaca doa: “Ya Allah, apa saja nikmat yang kuterima pagi ini adalah dariMu semata. Tidak ada sekutu bagiMu, Maka bagiMu segala puji dan bagiMu segenap terimakasih”, maka sungguh ia telah penuhi kewajiban bersyukurnya hari itu. Dan barangsiapa mengucapkannya di waktu sore, maka sungguh ia telah penuhi kewajiban bersyukurnya malam itu.” (HR Abu Dawud 4411).



Bersyukur adalah ibadah yang tidak asing ditelinga namun serasa berat dilakukan dengan sungguh-sungguh, padahal syukur teramat istimewa. Allah juga memuji para ahli syukur dan menjanjikan balasan istimewa bagi mereka. Sebaliknya ancaman pedih juga ditujukan kepada orang-orang yang enggan bersyukur. Mulailah belajar syukur di setiap harinya.


Wallahu A’lam.




ARKEHIM 
(Artikel Keagamaan Himpunan Agribisnis)

Penulis: Divisi Kerohanian
Dipublikasikan : Divisi Mading

3 komentar:

LK 1 Padma Ksatria Tirtayasa 2025